12523858_10201327245260364_768381672252535303_n

Saudagar Santri Deklarasi #KebangkitanEkonomiNU

Memanfaatkan momentum menjelang 1 Abad Nahdlotut Tujjar, sekelompok saudagar santri dari HIPSI se-DIY, Lembaga Perekonomian, Santri, pelaku ekonomi, dan jurnalis Nahdlatul Ulama, mendeklarasikan #KebangkitanEkonomiNU di PP Al Mumtaz Patuk Gunung Kidul.

Diawali dengan Takbir dan Do’a yang disuarakan dengan bergemuruh oleh seluruh peserta, acara lalu dibuka dengan orasi deklarasi pembentukan gerakan #KebangkitanEKonomiNU oleh Abdul Muiz selaku salah satu penggagas, Ketua LPNU Kabupaten Sleman, dan Sekretarsi HIPSI DIY.

Isi deklarasi itu sendiri dengan tegas menyatakan bahwa belenggu kapitalisme yang selama ini terjadi, merupakan pengingkaran terhadap cita-cita NahdlatutTujjar , untuk itu harus segera dihentikan dan dilawan dengan bernagai gerakan ekonomi.

Di akhir orasinya Abdul Muiz mengungkapkan perasaan semangat atas antusias peserta yang sebagian besar santri, karena menunjukkan bahwa santri selalu peduli dengan perkembangan kebijakan ekonomi.

Halaqah Bisnis Toko Berbasis Komunitas

Puncak acara deklarasi ini adalah Halaqah Bisnis Toko Berbasis Komunitas. Pembicara dalam diskusi ini adalah Haris (Ritel Team), H.buchori Azzahrowi (Ketua HIPSI DIY), dengan moderator Abdul Muiz (Salah satu penggagas, Sekretaris HIPSI DIY, dan Ketua LPNU Sleman).

Sebagai pembicara pertama dalam diskusi tersebut,Haris menjelaskan tentang proses pendirian Bisnis Toko atau Ritel yang akan mulai didirikan oleh gerakan #KebangkitanEkonomiNU sebagai langkah untuk distribusi dan pemasaran produk umat/ warga.

Sedangkan H. Buchori menjelaskan bahwa yang melatarbelakang gerakan #KebangkitanEKonomiNU yaitu persoalan ekonomi, dengan harga kebutuhan pokok yang mahal, persoalan politik, dengan penguasa yang sudah tidak disukai, dan persoalan kemajuan teknologi komunikasi yang tidak bisa dibendung, dengan generasi muda yang erat dengan teknologi. Momentum gerakan itu sendiri harus dibuktikan dengan nyata dan serius supaya benar-benar menjadi titik awal dalam Kebangkitan Ekonomi NU

Kesimpulan dan Arah Kegiatan Kedepan

Dari kedua pembicara dan para peserta tersebut sepakat bahwa deklarasi ini baru awal dari perjuangan, karena langkah selanjutnya justru yang menjadi bagian terpenting yaitu bagaimana menjamin hancurnya kapitalisme.  Karena bisa jadi Gerakan ini akan dapat menimbulkanpersoalan baru jika tidak diikuti dengan gerakan nyata dalam waktu dekat. Untuk itu, Abdul Muiz selaku moderator menyimpulkan telah dibentuk Densus Gerakan Ekonomi DIY yang berjumlah 13 orang dan dalam waktu 3 bulan kedepan akan mendirikan toko NU untuk memasarkan produk warga, sekaligus mercovery toko-toko warga supaya memiliki daya saing termasuk pendampingan usaha atau produk-produk warga/ umat.

Kita doakan, dukung dan kita tunggu bukti konkrit gerakannya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*